Generasi Online Menulis Terus

Konsep dan Metode Ilmu Sosiologi


Istilah sosiologi pertama kali dikemukakan oleh Auguste comte seorang filsuf dari prancis dalam karyanya “cours de philosopie positive”

 

Asal kata sosiologi adalah socius yang berarti teman dan logos yang berarti ilmu, jadi secara harfiah sosiologi berarti ilmu yang memperbincangkan pergaulan hidup manusai. Sedangkan secara etimologi, sosiologi berarti ilmu yang membahas dan mempelajari kehidupan manusai dalam bermasyarakat.

 

Definisi sosiologi menurut para ahli

 

1)   Selo soemardjan dan soelaiman soemardi

Sosiologi adlaah ilmu mempelajari struktur sosial, proses sosial dan perubahan sosial

 

2)   Roucek dan warren

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan manusia dalam kelompok

 

3)   Soerjono soekanto

Sosilogi adalah ilmu yang memusatkan perhatiannya pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha mendapatkan pola-pola umum dalam kehidupan masyarakat.

 

 

Tahapan berpikir menurur comte

Dalam bukunya, comte menjelaskan tiga tahapan perkembangan intelektualyang masing-masing merupakan perkembangan dari tahap sebelumnya


A.   Tahap telogis adalah tingkat pemikiran manusia bahwa semua benda di dunia memiliki jiwa dan itu disebabkan oleh suatu kekuatan yang berada di atas manusia.


B.   Tahap metafisis adlaah tingkat pemikiran manusia bahwa di dalam setiap gejala terdapat kekuatan-kekuatan tertentu yang pada akhirnya akan diungkapkan.


C.    Tahap positif adalah tahap di mana manusia mulai berpikir secara ilmiah.

 

Sifat sosiologi

Menurut soerjono soekanto (1990) dalam bukunya yang berjudul sosiologi suatu pengantar, sifat-sifat ilmu sosiologi sebagi ilmu sosial antara lain sebagai berikut :


A.   Empiris karena dalam melakukan kajian terhadap masyarakat didasarkan pada hasil observasi, tidak spekulatif dan hanya menggunakan alat.


B.   Teoritis karena sosiologi berusaha menyusun kerangka dari unsur yang dapat diobservasi yang disusun secara logis dan memiiki tujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat.


C.    Kumulatif karena teori-teori sosiologi didasarkan pada teori yang sudah ada sebelumnya, dalam artian teori baru merupakan hasil perbaikan, perluasan dan penghalusan dari teori-teori lama.


D.   Non-etis karena yang dilakukan sosiologi bukan mencari baik-buruknya suatu fakta, melainkan menjelaskna fakta yang terjadi secara analitis.

 

Obyek sosiologi adalah manusia. Fokus kajian sosilogi adalah hubungan antar manusia dan proses yang terjadi dalam hubungan masyarakat tersebut.

Unsur – unsur yang terkandung dalam istilah masyrakat antara lain :

A.   Masyarakat adalah sejumlah manusai yang hidup bersama dalam waktu yang relatif sama, dan di dalamnya ada proses saling mengerti, meras, dan memiliki haraoan sebagai akibat hidup bersama tersebut. Terdapat sistem-sistem komunikasi dan peraturan.


B.   Manusia yang hidup bersama tersebut merupakan kesatuan.


C.    Manusia yang hidup bersama tersebut merupakan suatu sistem hidup yang bersama.

 

Sosilogi juga dapat dikaji dengan perspektif lingkungan yang secara kolektif dapat dikategorikan menjadi tiga tahap yaitu :


1.    Sifat dasar dan perkembangan manusia


2.    Interaksi manusia dan hubungannya


3.    Peneysuain secara bersama dengan lingkungan


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Geomets.Com

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum rhoncus vehicula tortor, vel cursus elit. Donec nec nisl felis. Pellentesque ultrices sem sit amet eros interdum, id elementum nisi ermentum.Vestibulum rhoncus vehicula tortor, vel cursus elit. Donec nec nisl felis. Pellentesque ultrices sem sit amet eros interdum, id elementum nisi fermentum.

bisnisgeomets@gmail.com

Top Komentar

Kontak Kami

Nama

Email *

Pesan *